Tinta Rakyat – Mereka pun duduk berjongkok. Wan Jang duduk berjongkok di depan To O, sedang Wan Tam duduk berjongkok di depan Wan Dek. “To O,” kata Wan Jang berbisik. , Baca Lebih Lanjut
Artikel
KABA TERDAKWANYA UANG HILANG (13)
Tinta Rakyat – Beberapa saat kemudian, Ajo Manih dan To O tiba di munggu tingga. “Kita lebih dulu sampai dari mereka. To O bentangkan tikar,” kata Ajo Manih. To O , Baca Lebih Lanjut
KABA TERDAKWANYA UANG HILANG (12)
Kaba Parewa Bakoa Akhirnya Digelar Juga Ke manakah air mengalir, sudah pastilah ke muara. Ke mana perkara berakhir, belum tentulah ke penjara. Tinta Rakyat – SEPERTI air yang terus mengalir , Baca Lebih Lanjut
KABA TERDAKWANYA UANG HILANG (11)
Tinta Rakyat – MAKA besok malamnya setelah shalat Isya, sidang Ajo Manih dilanjutkan kembali. Pukul sembilan kurang beberapa menit, sebagaimana undangan dan pengunjung sidang lainnya, gue dan Uwan telah duduk , Baca Lebih Lanjut
KABA TERDAKWANYA UANG HILANG (10)
Tinta Rakyat – Mandeh Rubiah dan Ajo Manih berdiri, lalu berjalan beberapa langkah kemu dian duduk kembali di tempatnya. “Jaksa, silahkan tanggapi kaba tadi,” kata Angku Palo. Jaksa seketika berdiri. , Baca Lebih Lanjut
KABA TERDAKWANYA UANG HILANG (9)
Tinta Rakyat – Talempong Pacik dipukul beruntun tujuh kali. Ajo Dampiang dari tempat duduknya – di pojok kanan depan ruang sidang bersama pemukul Talempong Pacik dan peniup Puput Batang Padi , Baca Lebih Lanjut
KABA TERDAKWANYA UANG HILANG (8)
Tinta Rakyat – MAKA besok malamnya setelah shalat Isya, sidang Ajo Manih dilanjutkan kembali. Gue dan perwakilan elemen masyarakat pemangku kepentingan Nagari Kito yang diundang, amat bersemangat hadir untuk mengetahui , Baca Lebih Lanjut
KABA TERDAKWANYA UANG HILANG (7)
Tinta Rakyat – Uwan seketika berdiri lalu bersiutan lima kali. Sebagian banyak undangan dan pengunjung sidang serentak berdiri. “Diam saja berarti mengiyakan dakwaan Jaksa, Paloooooooo?” kata Bujang Panyalai bertanya. “Tidak , Baca Lebih Lanjut
KABA TERDAKWANYA UANG HILANG (6)
Tinta Rakyat – MAKA besok malamnya usai berdoa setelah shalat Isya, gue dan sejumlah jemaah masjid yang memperoleh undangan mewakili elemen masyarakat pemangku kepentingan bergegas ke Balai Nagari Kito. Lima , Baca Lebih Lanjut
KABA TERDAKWANYA UANG HILANG (5)
Tinta Rakyat – “Tunggu!” kata seseorang dari jauh dengan kerasnya. Gue mahengong ke arah datangnya suara. Tampak seseorang melangkah bergegas di pekarangan Balai Basuo Nagari Kito. Setelah dekat, rupanya Manti , Baca Lebih Lanjut
- Sebelumnya
- 1
- …
- 3
- 4
- 5
- 6
- 7
- …
- 29
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.


