Tinta Rakyat – MALAM itu setelah waktu Isya – sehari sebelum pemerintah kabupaten melaksanakan ujian tertulis dan wawancara – Bujang Salamaik ke Warung Kopi Aciak Kijun. Kedatangannya telah ditunggu pendukungnya. , Baca Lebih Lanjut
Nagari / Desa
KABA : Tele-nya Nagari Kami (18)
Tinta Rakyat – “Kita lanjutkan presentasi dengan nomor undian dua dipersilahkan,” kata Sutan Panyalai. Martiyus Makjang segera berdiri dari tempat duduknya di samping kanan barisan meja pengurus Bamus. Tangan kanannya , Baca Lebih Lanjut
KABA : Tele-nya Nagari Kami (17)
Tinta Rakyat – Melihat Bujang Salamaik seperti itu, Ajo Fuddin dan Yuang Kubu seketika bertepuk tangan. Orang-orang pun seketika pula bertepuk tangan. Tepuk tangan berhenti setelah Sutan Panyalai Ketua Panitia , Baca Lebih Lanjut
KABA : Tele-nya Nagari Kami (16)
Tinta Rakyat – SEBAGAIMANA air dari curahan awan, waktu pun mengalir menuju akhir. Bujang Salamaik pun bersama lima balon lainnya di Kantor Wali Nagari akan mempresentasikan visi, misi dan program , Baca Lebih Lanjut
KABA : Tele-nya Nagari Kami (15)
Tinta Rakyat – “Jang!” kata Ajo Fuddin seketika. “Ya. Apa Jo Din?” “Ke mana Ujang selama lima malam kemarin?” “Bersosialisasi dan memperomosikan diri ke surau- surau korong sekaligus melaksanakan shalat , Baca Lebih Lanjut
Mardiati, Kader PKK Kota Padang Raih Pin Emas Adhi Bakti
Padang, Tinta Rakyat – Mardiati pantas berbangga. Kesetiannya terhadap PKK selama ini akhirnya berbuah manis. Wanita yang merupakan kader PKK Kota Padang itu mendapat Pin Emas Adhi Bakti di puncak , Baca Lebih Lanjut
KABA : Tele-nya Nagari Kami (14)
Tinta Rakyat – “Ujang memang butuh sponsor atau donatur…” “Untuk apa Jang?” tukas dan tanya Yuang Kubu. “Untuk biaya operasional sebelum dan ikut Pilwana…” “Apa-apa saya biayanya Jang?” tukas dan , Baca Lebih Lanjut
KABA : Tele-nya Nagari Kami (13)
Tinta Rakyat – SEBAGAIMANA sungai yang sedang dikucur hujan, airnya diyakini mengalir deras menuju muaranya. Begitulah aura yang mengalir dalam badan diri Bujang Salamaik. Enam hari kemudian setelah Isya, Bujang , Baca Lebih Lanjut
KABA : Tele-nya Nagari Kami (12)
Tinta Rakyat – “Itu Bujang Salamaik!” ujar Ajo Kenek dengan suara basnya. “Ya!” tukas Yuang Kubu pula. Sepeda Bujang Salamaik memasuki halaman Warung Kopi Aciak Kijun, kemudian berhenti di depan , Baca Lebih Lanjut
KABA : Tele-nya Nagari Kami (11)
Tinta Rakyat – TELAH lima malam Bujang Salamaik tidak singgah ke Warung Kopi Aciak Kijun. Pada malam keenamnya setelah Isya, Ajo Fuddin mempertanyakannya kepada Aciak Kijun. “Ciak..!” kata Ajo Fuddin , Baca Lebih Lanjut
- Sebelumnya
- 1
- …
- 10
- 11
- 12
- 13
- 14
- …
- 38
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.


