Jakarta, Tintarakyat.com – Berdasarkan hasil penelusuran Tim Media Tintarakyat.com, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit tidak menular (PTM) yang saat ini menjadi penyebab utama kematian di Indonesia.
Kemenkes menjelaskan bahwa penyakit seperti stroke, hipertensi, penyakit jantung, diabetes melitus, kanker, dan penyakit ginjal kronis terus mengalami peningkatan. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, di antaranya pola makan yang tidak sehat, kurang aktivitas fisik, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, obesitas, stres berkepanjangan, serta rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Imbauan tersebut kembali ditegaskan Kementerian Kesehatan melalui berbagai program edukasi kesehatan dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang terus digencarkan sepanjang tahun 2026. Program ini dilaksanakan secara nasional melalui puskesmas, rumah sakit, Posbindu PTM, serta berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia.
Menurut Kemenkes, sebagian besar penyakit tidak menular berkembang secara perlahan tanpa menimbulkan gejala pada tahap awal. Akibatnya, banyak masyarakat baru mengetahui dirinya menderita penyakit setelah kondisinya memasuki tahap yang lebih berat atau telah menimbulkan komplikasi.
Karena itu, Kementerian Kesehatan mengajak masyarakat untuk melakukan deteksi dini melalui pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, fungsi ginjal, serta pemeriksaan kesehatan lainnya secara berkala. Langkah ini dinilai mampu mengurangi risiko terjadinya komplikasi serius sekaligus meningkatkan peluang keberhasilan penanganan.
Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga diimbau menerapkan pola hidup sehat dengan rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak buah dan sayur, mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak, menghentikan kebiasaan merokok, menjaga berat badan ideal, serta mengelola stres dengan baik.
Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa upaya pencegahan jauh lebih efektif dan lebih murah dibandingkan pengobatan ketika penyakit telah berkembang menjadi kronis. Oleh sebab itu, keterlibatan seluruh masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengendalian penyakit tidak menular di Indonesia.
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Media Tintarakyat.com, meningkatnya kasus penyakit tidak menular menjadi pengingat bahwa kesehatan harus dijaga sejak dini melalui perubahan gaya hidup yang lebih sehat. Kesadaran untuk melakukan deteksi dini, menjaga pola makan, aktif bergerak, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin merupakan langkah penting dalam menekan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit tidak menular. (Red)







Komentar