Hadir Puncak PPMG 2025, Bupati JKA: Kita Akan Segera Terbitkan Perbup Nama Mesjid Al-Mughni

Parik Malintang, Tinta Rakyat — Momen puncak Padang Pariaman Mauluik Gadang (PPMG) 2025 di Masjid Raya Ibu Kota Kabupaten (IKK) Nagari Parik Malintang Kecamatan Anam Lingkuang menjadi semakin berkesan, dengan munculnya satu gagasan istimewa dari Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA).

Dihadapan para tamu undangan dan ribuan jamaah yang memadati masjid, Bupati mengusulkan agar nama Masjid Raya IKK ditetapkan menjadi Masjid Al-Mughni. Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan perjuangan almarhum H. Ali Mukhni, Bupati Padang Pariaman dua periode (2010-2015 dan 2016-2021), yang telah meletakkan dasar pembangunan masjid megah tersebut.

“Saya menerima banyak masukan dari berbagai pihak, seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jajaran Pemerintahan, agar nama Masjid Raya IKK ini kita tetapkan sebagai Mesjid Al-Mughni. Sebagaimana dulunya telah diusulkan almarhum Bapak Ali Mukhni, yang membangun masjid ini dengan penuh semangat, pengabdian dan harapan besar untuk kemaslahatan umat” ujar JKA saat menghadiri puncak PPMG 2025, pada Sabtu (18/2025).

Bupati menambahkan, bahwa usulan penamaan tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui regulasi resmi. Salah satunya, dengan penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai dasar penetapan nama masjid tersebut.

IMG 20251020 223747

Dalam kesempatan itu, Bupati JKA didampingi Wakilnya Rahmat Hidayat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pemimpin Padang Pariaman terdahulu. Atas jasa dan pengabdiannya dalam membangun Kabupaten Padang Pariaman. Ia bahkan mengajak seluruh jamaah yang hadir, untuk bersama-sama membacakan surat Al-Fatihah bagi para Bupati yang telah mendahului.

“Kita semua berdiri di atas fondasi perjuangan para pendahulu. Mari kita doakan agar mereka mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ucapnya dengan penuh haru.

Masjid Raya IKK Parik Malintang sendiri, menjadi pusat kegiatan Mauluik Gadang tahun ini. Dengan kapasitas yang luas dan arsitektur megah. Masjid ini mampu menampung ribuan jamaah dan menjadi simbol kemegahan serta kebanggaan baru masyarakat Padang Pariaman.

“Semoga Masjid Al-Mughni ini menjadi pusat kegiatan keagamaan, kebersamaan, dan kemajuan umat di Padang Pariaman,” tutup Bupati.

Sebagaimana diketahui, Al-Mughni artinya adalah “Yang Maha Memberi Kekayaan” atau “Yang Maha Mencukupi”. Makna ini menunjukkan bahwa Allah SWT adalah Dzat yang menganugerahkan segala macam kekayaan dan kecukupan kepada makhluk-Nya, sehingga semua kebutuhan mereka terpenuhi. Sifat ini juga mengajarkan umat Islam untuk memiliki sikap qanaah (merasa cukup) dan bersyukur atas rezeki yang diberikan. (Kominfo/AS)

Komentar