Tim Badan Kesehatan Dunia WHO Kunjungi Puskesmas Ketapang Tinjau Data Penanganan TBC

Kesehatan1523 Dilihat

Tintarakyat-Lampung Selatan

Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan mendapat rekomendasi yang di kunjungi tim field Visit WHO ( World Health Organization ) badan kesehatan dunia dan Kementerian Kesehatan ( Kemenkes RI ) terhadap program penanganan TBC (Tuberkulosis) Tahun 2025.

Dimana, Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, dan biasanya menyerang paru-paru, tetapi juga bisa menyerang organ lain.

Kepala UPTD Puskesmas RI Ketapang NS. Zimmer F. Marpaung S.Kep., M.KM di konfirmasi awak media memaparkan.

“Yang di tinjau/di monitor itu adalah bagaimana proses pengobatan TBC di Puskesmas Ketapang, kemudian bagaimana fasilitasnya, mendukung apa enggak dan bagaimana petugas nya sudah mendapatkan pelatihan atau tidak, nanti akan menjadi masukan untuk global van atau pembiayaan global van dunia WHO”.Terang Zimmer pada Selasa (11/8/2025) di Puskesmas Ketapang

Ia mengungkapkan bahwa jumlah TBC dari 17 desa se kecamatan ketapang terkonfirmasi 25 orang.
Sementara, untuk penanganannya telah di berikan obat pada pasien tersebut. Kalaupun nanti ada resensi, pihaknya akan melakukan rujukan ke Kabupaten.

Lebih lanjut, Zimmer menyampaikan, “Hasil rekomendasi kunjungan tersebut nantinya akan di sampaikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan.
Artinya mereka cukup puas dengan hasil kunjungan dan men dapatkan data data yang sesuai mereka inginkan, karena intinya mereka kesini mencari data”. Imbuhnya

Dengan adanya kunjungan tim WHO dan Kemenkes RI, di Puskesmas RI Ketapang, ia mewakili seluruh jajaran mengucapkan banyak terimakasih.

“Kami mengucapkan terimakasih banyak atas kunjungan tim badan kesehatan dunia ( WHO), tim Kemenkes RI, juga kepada Dinas Kesehatan Provinsi Lampung
dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan yang sudah menunjuk kami ( Puskesmas RI Ketapang ) untuk mewakili dari 27 Puskesmas RI yang ada di Kabupaten Lampung Selatan. Dengan harapnya ini bisa meningkatkan kwalitas pengobatan dan pelayanan dari kami”. Pungkas Zimmer Fernando Marpaung. (adi)

Komentar