Lampung Selatan tintarakyat.com
Kinerja Sat Polairud Polres Lampung Selatan dan Polda Lampung mendapat tanggapan positif dari Para Nelayan yang berada di pesisir Timur Lampung Selatan setelah berhasil mengamankan Pelaku dan sejumlah Kapal Motor berikut barang bukti lainnya yang di duga melakukan Praktik Ilegal Fising (Penangkapan ikan Secara Ilegal) di perairan Pulau Mundu Ketapang dan Perairan Selatan Sunda. Pada Jum'at (10/3/2023).
Menanggapi pemberitaan yang beredar tersebut di sambut baik oleh para nelayan dan menjadi nilai positif bagi Satuan Polairud Lamsel dan Polda Lampung.
Mengingat bagi para Nelayan selama ini kasus ilegal Fising itu kerap terjadi di perairan Ketapang ( Pulau Mundu) dan Perairan Selatan Sunda beberapa.
Adanya ilegal Fising tersebut menjadi momok bagi nelayan kecil khusus di wilayah Kecamatan Ketapang yang terdiri dari beberapa Kampung Nelayan di antaranya, Desa Brundung, Desa Pematang Pasir, Desa Ketapang, Desa Legundi, Desa Ruguk, Desa Sumur bahkan Desa Bakauheni Kecamatan Bakauheni Lampung Selatan.
Ruslan pembina Nelayan Pancing dan Rawai kepada Perwarta Media ini menuturkan, bahwa memang selama ini para Nelayan di wilayah nya sering mengeluh dengan praktik ilegal Fising yang terjadi sudah cukup lama.
"Kita apresiasi kinerja Polairud yang mengungkap dan mengamankan para pelaku ilegal Fising di wilayah kita. Karna memang itu jadi keluhan para Nelayan kita yang hanya mengandalkan alat tangkap Pancing atau Rawai. Sehingga berimbas pada hasil tangkapan nelayan yang tak maksimal." ungkap Ruslan di Dusun Keramat Desa Sumur Kecamatan Ketapang Lamsel. (14/03/2023).
Di tempat berbeda, Hal senada juga di katakan Ibrohim salah satu pembina Nelayan di Desa Ketapang Kecamatan Ketapang Lampung Selatan.
" Memang ilegal Fising seperti Penangkapan dengan Trawl besar dan pengeboman ikan menjadi keluhan Nelayan kecil. Semoga dengan ketegasan para petugas tersebut menjadikan efek jera bagi yang lainnya juga. Kita apresiasi langkah tegas pihak Polairud ". Ujar Rohim kepada Jurnalis media ini.
Ketua Kelompok Rukun Nelayan Desa Ketapang Hawasi turut mengungkapkan hal yang sama. Mewakili para nelayan pada umumnya, ia merespon positif langkah langkah Satpolairud tersebut.
"Yang pasti kita dan warga nelayan sangat mendukung dan mengapresiasi kinerja Para petugas Sat Polairud Lamsel dan Polda Lampung". Kita berharap itu menjadi efek jera bagi Nelayan luar Daerah yang akan melakukan praktek praktek yang sama seperti itu".Ucap Hawasi saat di hubungi wartawan. (14/03)






Diskusi Pembaca
Komentar (0)
Masuk atau daftar untuk menulis komentar.
Belum ada komentar yang disetujui. Jadilah yang pertama menanggapi.