Resmikan Sekolah Rakyat, Wawako Maigus Nasir: Mewujudkan Generasi Unggul Kota Padang 

Padang, Tinta Rakyat – Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir secara resmi membuka program Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Kota Padang, yang ditandai dengan penyerahan secara simbolis paket seragam sekolah kepada perwakilan siswa di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BPPKS) Padang, Jl. Alai, Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, pada Senin (14/7/2025).

Sekolah Rakyat merupakan program strategis dari Presiden Prabowo Subianto, yang laksanakan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia, untuk memutus rantai kemiskinan dengan memberikan pendidikan berkualitas. Program ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) desil 1.

Dalam sambutanya, Maigus menyatakan kehadiran sekolah ini sejalan dengan tekad Pemerintah Kota Padang mewujudkan generasi unggul. Dikatakan untuk menjadi orang sukses, dibutuhkan perjuangan dan keberanian menghadapi tantangan yang dimulai dari pendidikan yang berkualitas.

“Sesungguhnya anak-anak dari keluarga tidak mampu, bagaikan intan berlian yang terkubur dalam lumpur. Angkatlah mereka, mereka akan tetap berkilau dan bercahaya melebihi kilau dan cahaya yang lain,” ujar Wawako Maigus, mengutip pesan dari Menteri Sosial RI periode 2001–2009, Bachtiar Hamzah.

Dia juga memberikan memotivasi dan mendorong siswa, untuk berani meninggalkan zona nyaman. Menurutnya, perubahan lingkungan memberi kesempatan membangun kebiasaan baru yang lebih baik.

“Kami berharap, Sekolah Rakyat menjadi kebanggaan bangsa dan negara. Orang sukses tidak ditentukan oleh siapa orang tuanya atau dimana sekolahnya, tetapi oleh seberapa besar ia mengenali dan membangun persepsi terhadap dirinya sendiri,” pungkas Maigus.

IMG 20250714 221505

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Padang Heriza Syafani mengatakan, bahwa sistem kurikulum Sekolah Rakyat sama dengan Sekolah lainnya. Bedanya anak-anak tersebut tinggal diasrama dan kebutuhan selama belajar ditanggung oleh Negara.

“Kita berharap, dengan kehadiran Sekolah Rakyat ini masyarakat miskin mendapat kesempatan yang sama dengan anak-anak lainnya dalam memperoleh pendidikan yang lebih baik dan berkualitas”, ujarnya.

Kesuksesan Sekolah Rakyat menjadi faktor penting dalam upaya optimalisasi pengentasan kemiskinan di Indonesia, sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto melalui Inpres 8/2025.

Sebagaimana diketahui, Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah berasrama (boarding school) yang menyediakan fasilitas pendidikan, tempat tinggal, konsumsi, serta kebutuhan dasar lainnya secara gratis. Sebanyak 149 siswa tercatat mulai mengikuti kegiatan hari pertama, termasuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan masuk asrama. (Rel/AS)

Komentar