Tintarakyat-Lampung Selatan
Sepoy angin dan riak ombak menjadi saksi pembukaan kegiatan Jambore Penggalang Kwartir Ranting Ketapang dengan kegiatan Perkemahan Pramuka Penggalang tahun 2025 yang di gelar di pantai Sesinggahan Desa Legundi Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan. Senin (11/8/2025).
Kegiatan akan berlangsung selama 3 hari, di mulai tanggal 11 sampai 13 Agustus 2025.
Wakil Bupati Lampung Selatan M. SYAIFUL ANWAR. S.T, M.Pd. mewakili Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama secara resmi membuka acara tersebut.
Digelarnya kegiatan ke pramukaan itu dalam rangka menyambut hari Pramuka ke-64 yang jatuh pada 14 Agustus 2025, dengan mengangkat tema ” Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”.
Kegiatan di hadiri juga oleh Kepala Dinas Pendidikan Lamsel Drs. M. Dermawan, MM, Camat Ketapang selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting ( Kamabiran ) ketapang Rendy Eko Supriyanto S.STP, Anggota DPRD Lamsel Widodo Fraksi PAN, Anggota DPRD Lamsel Ahmad Muslim Fraksi Golkar, para kepala desa selaku Majelis Pembimbing Desa ( Kamabisa ), Ketua Kwartir Ranting ( Ka.Kwaran ) Ketapang Yahya Pulungan, S.Pd beserta jajaran. Para Ketua Majelis Pembimbing Gugus ( Kamabigus ), pembina, pendamping dan seluruh peserta jambore se kecamatan ketapang, uspika kecamatan ketapang.
“Perkemahan ini bukan ajang kumpul kumpul, melainkan wadah mengasah diri, dan membentuk karakter yang tangguh dan kreatif”.ucap M. Syaiful dihadapan Siswa-siswi Penggalang.
Ia mengungkapkan histori mengapa setiap tanggal 14 Agustus memiliki sejarah yang sangat penting sebagai hari Pramuka.
Bahwa pada tanggal 14 Agustus itu dimana Presiden Sukarno secara resmi melantik Majelis Pimpinan Nasional Gerakan Pramuka dan menyerahkan panji gerakan pramuka. Momen itu menandai bersatunya berbagai organisasi ke panduan di Indonesia menjadi satu kesatuan yang utuh yaitu Gerakan Pramuka. Sejak itu gerakan pramuka menjadi pilar penting dalam pendidikan non formal di Indonesia, membentuk pemuda yang patriotik dan berkatakter
“Disini kalian tidak hanya belajar tali temali atau sandi morse, tetapi juga belajar arti kebersamaan, arti kepemimpinan dan arti kedisiplinan. Ingatlah, disiplin adalah pondasi kesuksesan, kreativitas adalah senjata di era digital, dan cinta tanah air adalah nafas yang membuat Indonesia tetap berdiri tegak. Kalian adalah calon pemimpin di tahun 20245, saat Indonesia emas berusia genap 100 tahun. Maka isilah masa mudamu dengan hal hal yang bermakna, eksplorasi ilmu, teknoligi seni dan budaya”. Pesan M.Syaiful Anwar kepada siswa siswi penggalang.
Peserta Jambore Penggalang Kwaran Ketapang terdiri dari :
1. Penggalang putri tingkat SD/MI sejumlah : 270 orang
2. Penggalang putri tingkat SMP/MTs sejumlah : 120 orang
3. Penggalang putra tingkat SD/MI sejumlah : 250 orang
4. Penggalang putra tingkat SMP/MTs sejumlah : 120 orang
5. Pembina pendamping : 156 orang
6. Panitia pelaksana : 120 orang
7. Jumlah total : 1.036 orang.
Dikonfirmasi awak media, Ka. Kwaran Ketapang Yahya Pulungan menerangkan bahwa kegiatan rutin tahunan itu di laksanakan secara bergiliran, antara pramuka Siaga dan Pramuka Penggalang.
“Pada tahun ini kami bersepakat dengan seluruh Kamabigus untuk melaksanakan Jambore Penggalang dalam rangka memeriahkan dan memperingati hari pramuka ke-64 tahun 2025. Kemudian kegiatan ini kita kemas dalam bentuk perkemahan selama 3 hari dua malam yang akan di isi dengan kegiatan kegiatan guna melatih, menempa dalam hal ke pramukaan. Diharapkan setelah anak anak kembali dari kegiatan ini memiliki bekal ilmu ke pramukaan yang lebih mantap.
Harapan kami kedepannya agar acara ini bisa lebih meriah lagi dan berkesan bagi seluruh pihak”. Harap Yahya Pulungan. (Adi)

Komentar