Parik Malintang, Tinta Rakyat – 35 tahun lalu, Aznil Mardin terlahir dan tumbuh di Nagari Aua Malintang Kecamatan IV Koto Aur Malintang Kabupaten Padang Pariaman Sumatera Barat. Sebuah daerah di lereng pegunungan yang subur dan kaya budaya budaya Minangkabau. Sejak kecil, ia tumbuh dalam lingkungan yang sangat menjunjung tinggi adat, budaya gotong-royong, dan nilai karakter serta menjaga hubungan kekeluargaan.
Aznil muda melihat langsung tantangan di daerahnya, seperti akses layanan publik, kualitas pendidikan, dan pembangunan infrastruktur yang belum merata. Tantangan ini, kemudian menjadi bagian dari latar belakang motivasi dirinya untuk berbuat yang terbaik untuk kampung halamannya Kabupaten Padang Pariaman.
Berbekal semangat dan motivasi diri yang kuat, selepas SMA Aznil melanjutkan pendidikannya hingga jenjang perguruan tinggi. Setelah menyelesaikan kuliah S 1, Ia tercatat memiliki gelar Sarjana Komputer (S.Kom) dan kemudian melanjutkan ke pasca sarjana (S 2) dan memperoleh gelar Magister Pendidikan Teknik (M.Pd.T). Tidak sampai disitu, semangatnya masih kuat untuk terus menimba ilmu. Ia melanjutkan ke program Doktoral (S 3), hingga gelar Doktor (Dr).
Dengan latar belakang ilmu komputer dan pendidikan teknik, menunjukkan bahwa ia menaruh perhatian dan memahami teknologi, metode pembelajaran, dan transformasi profesional. Bukan hanya sekadar paham tentang administratif dan tata kerja perkantoran.
Selama masa kuliah dan pasca-kuliah, ia aktif dalam kegiatan akademik, penelitian, atau pengabdian masyarakat, membangun jaringan, serta memperkuat kompetensi manajerial dan teknis. Hal ini memberi pondasi kuat kuat untuk mengambil peran, seandainya memperoleh kesempatan sebagai pejabat publik di kemudian hari. Demi menjaga keseimbangan ilmu dunia dan bekal di akhirat kelak, Aznil Mardin bersama istri diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji pada tahun 2022.
Sebelum menjabat Direktur Perumda Air Minum Tirta Anai, Aznil telah membangun karier di bidang yang memadukan pendidikan, teknologi dan manajemen. Ia dikenal piawai dan berpengalaman dalam ilmu manajemen dengan kombinasi Teknologi informasi dan ilmu pendidikan.
Pengalaman inilah yang menjadi modal penting, ketika Aznil Mardin memasuki ranah birokrasi dan perusahaan daerah. Karena di birokrasi yang dibutuhkan lebih dari sekadar administrasi, diperlukan inovasi, transparansi, kemampuan mengelola SDM dan menguasai teknologi informasi
Sehingga pada 17 Juni 2025, melalui proses seleksi yang mencakup uji kelayakan dan kepatutan serta psikotes, DR. H. Aznil Mardin, S. Kom. M.Pd.T. terpilih sebagai Direktur Perumda Air Minum Tirta Anai Kabupaten Padang Pariaman untuk periode 2025-2030. Kemudian, pada tanggal 20 Juni 2025, beliau secara resmi dilantik oleh Bupati John Kenedy Azis di Hall IKK Parit Malintang.
Pelantikan ini menandai titik puncak perjalanan Aznil Mardin, mulai dari pendidikan dan pengalaman hingga ke posisi strategis. Ia memimpin organisasi yang memberikan pelayanan dan bertanggung jawab atas penyediaan air bersih bagi masyarakat Padang Pariaman.
Kualitas layanan Air Minum selama ini dinilai masih rendah, infrastruktur banyak yang rusak, pemasangan sambungan baru mahal,dan sering terjadi kebocoran pipa serta terganggunya pasokan air.
Tuntutan agar Perumda Air Minum Tirta Anai bertransformasi: tidak hanya sebagai penyedia layanan, tetapi juga menjadi perusahaan yang berorientasi profit, mampu berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan punya skala pelayanan yang lebih besar dan inklusif.
Aznil sendiri memiliki visi yaitu revitalisasi infrastruktur, digitalisasi sistem pembayaran, peningkatan transparansi, “the right man in the right place”, budaya kerja humanis semua diarahkan untuk menjadikan Perumda Air Minum Tirta Anai modern, mandiri dan berdaya saing.
Perjalanan Aznil Mardin dari masa kecil, hingga menempati kursi Direktur Perumda Air Minum Tirta Anai menjadi inspirasi. Bahwa pendidikan dan pengembangan diri, baik teknis maupun manajerial memang penting untuk mengambil peran pemimpin publik.
Tantangan pelayanan publik, dapat dihadapi jika ada tekad, visi transformasi, dan kolaborasi antara Pemerintah, organisasi dan masyarakat.
Bagi masyarakat Padang Pariaman, kehadiran sosok seperti Aznil Mardin akan memberikan harapan. Bahwa kedepan layanan air bersih akan lebih baik, merata, transparan dan modern. (*)



Komentar