Tintarakyat-Lampung Selatan
Didorong rasa kemanusiaan, anggota DPRD Lampung Selatan fraksi PAN Widodo bergerak menjenguk Ribut Wahyudi (50) penderita stroke / lumpuh anggota badan sebelah kiri selama 20 tahun warga RT 18 Dusun 8 (Taman Rejo ) Desa Ruguk Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan. Jum’at (1/8/2025).
Usai tunaikan sholat jumat di masjid Dusun 8 Desa Ruguk, Widodo langsung menjenguk Ribut Wahyudi dengan didampingi Tugi Prayitno warga setempat sekaligus DPK ormas LIBAS Kecamatan Ketapang bersama Kadus 8 Suyitno.
Dari keterangan Kadus Suyitno dan
Tugi Prayitno, ter ungkap sakit Ribut Wahyudi berawal pulang dari laut dan hingga kini sudah berlangsung kurang lebih 20 tahun, mirisnya lagi ia hidup sebatang kara tak ada satupun anak atau saudara yang menemani.
Hal itu juga di ungkapkan Ribut Wahyudi dengan bahasa jawa halus saat ditanya anggota DPRD Lamsel Widodo, seraya memberikan uluran tangan berupa bahan pangan beras dan sembako sekaligus memberikan motivasi kepada dirinya.
Ribut Wahyudi mengaku telah berpisah dengan istrinya selama empat tahun, namun ia memiliki dua anak, sayangnya telah lama tak bersamanya.
Didalam kamarnya yang berdinding papan dan geribik, Ribut Wahyudi posisi duduk di atas dipan sederhana berlapis kasur dan sepray usang, dirinya menunjukkan kondisi kaki dan tangan sebelah kiri yang lumpuh. Di atas dipan itu terdapat alat Megicom untuk dirinya masak nasi, dan alat alat dapur lainnya.
Ia juga mengisahkan, pernah saat makanan habis, hanya berpuasa seraya berdoa kepada yang maha kuasa. Dirinya juga pernah hidup gelap gelap an saat listrik mati.
Ribut Wahyudi mengucapkan banyak ribuan terimakasih kepada anggota DPRD Lamsel Fraksi PAN Widodo dan sekaligus mendoakan Widodo hal positif.
Tugi Prayitno selaku DPK ormas LIBAS Kecamatan Ketapang menyampaikan banyak terimakasih atas kehadiran Widodo.
“Kami mengucapkan banyak ribuan terimakasih kepada pak Widodo sebagai salah satu anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari Fraksi PAN yang sudah sudi turun kedesa Ruguk menjenguk warga yang menderita sakit dan hidup sebatang kara ini”.ucap Tugi
Mengetahui Ribut Wahyudi tak memiliki KTP Elektronik, Widodo meminta aparat desa untuk mengurus yang nanti dapat di gunakan untuk pembuatan BPJS bagi yang bersangkutan ketika akan di urus kerumah sakit.
“Ini adalah peringatan untuk kita semua, betapa pentingnya rasa persaudaraan, rasa kebersamaan, rasa kepedulian terhadap kita sesama manusia. Kita melihat kasus ini menyedihkan, untung saja di sini ada pak Kadus, Mas Tugi dan warga disini masi open/peduli mau membantu supaya beliau ini masih terawat”. Ujar Widodo.
Ia melanjutkan, “Meskipun beliau ini sakit lumpuh sudah 20 tahun dan Vertigo, tetapi senyum dan semangatnya itu masih luar biasa, ini perlu kita apresiasi, dan saya mengajak warga sekitar dapat giliran nengok, kalau kalu beras atau makanannya habis untuk bantu dan saling membantu, itu harapan saya”. Tutup anggota DPRD Lamsel Fraksi PAN yang di kenal dekat dengan rakyat itu. (adi)







Komentar