Peringati Tahun Baru Islam, Jaranan Condro Dewi Larasati Desa Bangun Rejo Gelar Tasyakuran dan Do’a Bersama

Lampung70 Dilihat

Tintarakyat-Lampung Selatan

Dalam memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah, warga dusun Tambak Rejo Desa Bangunrejo Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan yang tergabung dalam wadah budaya keseni Jaranan Condro Dewi Larasati akan menggelar hiburan masyarakat berupa pertunjukan kesenian Jaranan pada Sabtu 20 Juni 2026.

Dalam persiapannya, Mami Kristina selaku pimpinan Jaranan Condro Dewi Larasati
dan anggota berkoordinasi dengan aparat terkait dan pemerintah desa Bangunrejo untuk melaksanakan Tasyakuran dan Doa bersama yang bertepatan momen memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah.

Do’a bersama di pimpin ustad Legiman yang di hadiri sesepuh kesenian Jaranan Condro Dewi Larasati Suratman serta anggota, Kepala Desa Bangunrejo Rohgianto dan jajaran, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan warga setempat.

Tasyakuran doa bersama di tandai dengan pemotongan nasi Tumpeng yang berlangsung di halaman kediaman Kades Rohgianto desa Bangunrejo. Sabtu malam pukul 20.30 wib hingga selesai.

Dalam memperingati 1 Muharram Tahun Baru Islam 1448 hijrah, Rohgianto mengajak warga masyarakat untuk mengambil hikmah dan pelajaran dari Rasulullah Muhammad dan bersama sama hijrah dalam prilaku akhlaq dari yang kurang baik, menjadi lebih baik lagi.

Melalui acara tersebut, Rohgianto mengajak semua warga masyarakat untuk menjalin ukhuwah Islamiah persatuan dan kesatuan sesama warga masyarakat.

“Dengan Tasyakuran doa bersama ini, mudah mudahan kita semua di jauhkan dari bala’k , diberikan kesehatan, rizki, panjang umur, dan diberikan kekuatan serta perlindungan oleh Allah Subhanahuataala. Saya ucapkan terimakasih kepada bapak ibu serta warga masyarakat yang sudah membantu, baik tenaga maupun materi hingga terlaksananya acara ini. Saya atas nama pribadi maupun pemerintahan desa mengapresiasi yang sebesar besarnya”. Ucapnya.

Rohgianto memberikan supportnya kepada semua personil yang tergabung dalam wadah Jaranan Condro Dewi Larasati untuk terus bersemangat latihan guna melestarikan kesenian Jaranan.

Karena menurutnya itu merupakan salah satu sumberdaya manusia dalam bidang kesenian, apa lagi bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama sedang menggalakkan program lomba desa HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman dan Unggul) di Lampung Selatan.

“Harapan kami kita semua dapat membantu, Ini adalah merupakan salah satu bentuk dukungan lomba desa tersebut dan sekaligus melestarikan kesenian budaya khususnya Jaranan. Saat pertunjukan di gelar, semua warga masyarakat untuk dapat menjaga keamanan masing masing kompak, sehingga acara dapat berjalan lancar tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan”. Pesan Kades Rohgianto.

Pimpinan Jaranan Condro Dewi Larasati Mami Kristina dengan rasa haru menyampaikan terimakasih nya kepada Pemdes Bangunrejo dibawah ke pemimpin Kades Rohgianto yang selalu mengayomi dan memberikan dukungannya sejak awal berdiri setahun lalu dengan suka duka mewarnai perjalanan Jaranan Condro Dewi Larasati.

Mami Kristina berharap, dengan doa semuanya Jaranan Condro Dewi Larasati tetap kompak bersatu.

“Saya sebagai pengurus mengucapkan banyak banyak terimakasih terutama kepada masyarakat dusun Tambak Rejo yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dari tenaga dan materi sehingga acara malam ini hingga esok bisa dilaksanakan aman dan lancar”. Harapnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat Tambak Rejo dan rombongan Condo Dewi terutama tokoh agama, tokoh masyarakat kompak bersatu kedepannya mendukung apa yang di cita citakan.

Dikatakan Mami Kristina, Tujuan di gelarnya acara kesenian Jaranan tersebut adalah untuk melestarikan budaya, kedua menghimpun generasi muda untuk selalu menjaga seni dan tradisi yang sudah ada, kemudian untuk membawa desa agar dapat berkembang hidup dengan adanya seni.

Mami Kristina mengungkapkan, sejak Jaranan Condro Dewi Larasati terbentuk sudah 16 kali main, bahkan pentas di Bandar Lampung Pekor Way Halim dalam acara ulang tahun TCM (Trunggo Cipto Manunggal) 2025 mewakili kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan. (Adi)

Komentar