Pemdes Ketapang Tampung Usulan Warga Masyarakat Dalam Musrenbangdes

Nagari / Desa824 Dilihat

Tintarakyat-Lampung Selatan

Pemerintah Desa ( Pemdes ) Ketapang Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa ( Murenbangdes ) dan sekaligus Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa ( RKPDes ) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di aula kantor desa ketapang. Senin (8/9/2025).

Selain Kepala Desa Ketapang Hamsin dan jajaran, hadir juga Sekretaris camat Ketapang Elhayati, SE di dampingi Kasi Pemerintah Kecamatan Ketapang Suwardi Wijaya.SE.

Acara tersebut melibatkan komponen yang ada di desa seperti BPD, LPM, Pendamping Desa, pengurus Bumdes, pengurus Koprasi Merah Putih, Pendamping Lokal Desa, TP-PKK Desa, para kader, bidan desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, para KUPT se Kecamatan Ketapang.

Digelarnya Musrenbangdes tersebut bertujuan untuk menyepakati skala prioritas pembangunan desa, yaitu Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) tahunan dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa), dengan memastikan partisipasi aktif masyarakat, transparansi anggaran, dan akuntabilitas pemerintah desa dalam proses perencanaan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi warga.

Kepala Desa Ketapang menyampaikan anggaran Dana Desa yang telah terealisasi di tahun 2025.

Sementar Sekcam Elhayati menyampaikan permohonan maaf camat ketapang Rendy Eko Supriyanto S.STP
tidak bisa hadir karena mengikuti acara yang sama di desa lainnya.

Ia berharap apa yang menjadi usulan dalam musrenbangdes tersebut dapat mem prioritaskan kepentingan masyarakat banyak.

Selanjut Sekretaris Desa Veby Saputra menyampaikan kesimpulan hasil Musrenbangdes Ketapang antaralain:
1. Anggaran BLT-DD sebesar 25 %
2. Penguatan Desa ketahanan Iklim
3. Penguatan layanan kesehatan desa
4. Program ketahanan pangan yang di awasi 3 instansi:
TNI – ( Padi )
Polri – ( Jagung )
Kejaksaan- ( UMKM )
5. Dukungan Implementasi Merah Putih 30 % untuk koprasi desa menunggu aturan pusat
6. Pembangunan dan pemeliharaan TKTD
7. Digitalisasi desa
8. Oprasional desa 3%
9. Bumdes penggunaan anggaran sebesar Rp. 274 juta

Dari UPT pajak meminta peningkatan pendapatan pajak dan perbaikan pendataan pajak.

Dari UPT pertanian mengusulkan pembelian alat Saprodi dari dana desa, pembuatan TOGA

Siapkan persyaratan koprasi merah putih untuk menjadi bagian penyalur dari pupuk bersubsidi.

UPT PU untuk meningkatkan Agro Edu Wisata pelebaran jalan batu putih untuk mempersiapkan berkas pengajuannya.

UPT Dalduk KB: Pembinaan Keluarga Berencana harus ada kampung KB dan kegiatan kontra sepsi pelayanan gratis 10 September 2025 bertempat di Puskesmas.

Tokoh Masyarakat mengusulkan di prioritaskan mobil kesehatan khusus membawa orang sakit

Pembuatan drainase dari simpang lima sampai ketapang sering banjir dan menimbulkan kecelakaan dan persis di depan toko Riyanto.

Untuk Wisata Religi : Penyiapan lahan parkir ( kendaraan bus ) peziarah agar tidak parkir di badan jalan.

Usulan penangkis gelombang ( breakwater ) untuk pengamanan perahu nelayan dari gempuran ombak.
Usulan pembangunan jalan lintas jambore.
Pembuatan kotak sampah di dusun 4. (adi)

Komentar