Pemcam Ketapang Bentuk Struktur KAD PISEW 2026 Antar Desa Bangun Rejo dan Desa Sripendowo

Nagari / Desa50 Dilihat

Tintarakyat-Lampung Selatan

Kecamatan Ketapang kembali mendapat program PISEW ( Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah ) tahun 2026 untuk pembangunan infrastruktur jalan penghubung antar dua desa, yaitu Desa Bangunrejo dan Desa Sripendowo.

Sebelumnya ditahun 2025, pembangunan PISEW turun di desa Desa Bangunrejo dan Desa Ketapang yang mendapat predikat terbaik ke 2 se Provinsi Lampung.

Pisew merupakan
Program Pengembangan Infrastruktur program strategis Kementerian Pekerjaan Umum. Melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, program ini menggunakan skema padat karya dan berbasis masyarakat untuk membangun infrastruktur perdesaan berskala kawasan.

Tujuannya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi kesenjangan antar wilayah.

Musyawarah digelar untuk memilih struktur Kelompok Masyarakat Kerja Sama Antar-Desa (Pokmas-KAD) Bangun Rejo dan Desa Sripendowo yang dibuka Sekcam Ketapang Elhayati didampingi Kasi Ekobang Sri Saidah mewakili Camat Ketapang Sri Mahendra KD, berlangsung di Balai Desa Bangunrejo. Kamis (9/7/2026)

Pembentukan struktur pokmas KAD PISEW dihadiri Kepala Desa Bangunrejo Rohgianto dan jajaran, Kepala desa Sripendowo Artaji dan jajaran, BPD kedua desa, pendamping Fasilitator Masyarakat (FM) kecamatan ketapang I Made Suhendra dan perwakilan warga dari kedua desa.

Tugas dan fungsi di bentuknya Pokmas KAD PISEW nantinya akan melaksanakan pekerjaan secara Swakelola.

Bertanggung jawab penuh dalam mengelola dan melaksanakan pembangunan infrastruktur di kawasan perdesaan.

Perencanaan: Menyusun proposal, desain, dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang didampingi oleh Fasilitator Masyarakat.

Pengawasan: Memastikan proyek infrastruktur berjalan sesuai rencana dan standar keselamatan kerja.

Pelaporan: Mengawasi dan membuat laporan kemajuan pembangunan dana Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM).

Kepala Desa Bangunrejo dalam sambutannya berharap siapapun yang terpilih berdasarkan musyawarah dari kedua desa dapat melaksanakan kegiatan pekerjaan dan bertanggung jawab.

“Harapan kami ke depan pembangunan berjalan sesuai petunjuk dan ketentuan agar hasil dari pembangunan baik dan awet”. Harap Rohgianto.

Kades Sripendowo Artaji dalam sambutannya menambahkan. “Kita hadir dalam Musyawarah antar desa ini bagaimana baiknya mencari kata mufakat agar pembangunan jalan nantinya tidak ada hambatan dan berjalan lancar”. Imbuhnya.

Sebelum membuka musyawarah, Sekcam Elhayati berpesan setelah pokmas KAD terbentuk masyarakat kedua desa dapat bekerjasama, dan jika ada permasalahan dapat di selesaikan dengan baik.

“Harapan kami nantinya jika jalan sudah dibangun, masyarakat kedua desa bisa merawat jalan tersebut”. Harap Elhayati.

Fasilitator Masyarakat ( FM ) kecamatan ketapang I Made Suhendra memaparkan dan menjelaskan mekanisme tahapan secara rinci Tupoksi Pokmas KAD yang berjumlah 9 orang dari lembaga di desa dan terdiri dari 2 perempuan serta ada dari kelompok tani dari masing masing desa.

Ia menambahkan, nantinya setelah pembangunan selesai, pihak Pokmas KAD akan menyerahkan ke PUPR Provinsi dan kemudian pihak PUPR menyerahkan kembali ke desa.

Berdasarkan hasil musyawarah antar kedua desa, terpilih ketua Pokmas KAD yaitu Dalbari dari warga Bangunrejo (Poktan Bangunrejo) yang dipandang telah berpengalaman dalam melaksanakan program PISEW.

Sekretaris Ahmad Soleh warga Desa Sripendowo dan Bendahara Arifal warga desa Sri Pendowo.

Ketua KAD Pisew terpilih Dalbari mengatakan dalam menjalankan amanah masyarakat, ia tetap berkomitmen akan mengutamakan kualitas sebagaimana mestinya, dan berharap kerjasama yang baik antar masyarakat kedua desa sehingga pelaksanaan pembangunan berjalan lancar. (Adi)

Komentar