KMP Dalom 1 Milik Pemprov Lampung Resmi Beroperasi di Lintasan Bakauheni-Merak

Lampung854 Dilihat

Tintarakyat-Lampung Selatan

Pemerintah Provinsi Lampung secara resmi meluncurkan Kapal Motor Penumpang (KMP) Dalom 1 sebagai Kapal Pertama Milik Pemerintah Provinsi Lampung sekaligus moda transportasi baru dalam lintas penyeberangan Sumatra–Jawa, yang berlangsung di Dermaga Eksekutif Bakauheni, Lampung Selatan, Jum’at (14/11/2025).

Peresmian ini dilakukan langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang ditandai dengan penandatanganan prasasti, dilanjutkan dengan prosesi adat Hitar Lawok yang berlangsung di Dermaga 4.

Dalam prosesi ini, Gubernur memecahkan kendi di depan ramdoor kapal sebagai simbol keberkahan dan keselamatan pelayaran.

Kapal Pertama milik Pemerintah Provinsi Lampung tersebut akan dikelola oleh PT Lampung Jasa Utama (LJU), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi Lampung, bekerja sama dengan PT Damai Lautan Nusantara.

Kehadiran KMP Dalom 1 diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya pada jalur penyeberangan Bakauheni–Merak yang menjadi pintu gerbang utama Pulau Sumatra.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan KMP Dalom 1.

Gubernur Mirza menyampaikan bahwa layanan baru ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas transportasi laut, memperkuat konektivitas, serta menghadirkan pelayanan yang lebih inklusif bagi masyarakat Lampung, Sumatra, dan Jawa.

“Lampung telah menjadi pintu gerbang Sumatra selama ratusan tahun. Jalur penyeberangan ini bukan hanya menghubungkan pulau, tetapi juga menghubungkan cerita, pekerjaan, perdagangan, dan masa depan masyarakat,” ujar Gubernur Mirza.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari, beserta jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, jajaran Kementerian Perhubungan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, dan perwakilan ASDP, dan instansi terkait lainnya.(*)

Komentar