
Paluta, Tinta Rakyat.com
Berdasarkan keterangan DPP. LSM.LAMBAR RI Aminul Bakhri Harahap saat melakukan konfirmasi ke berbagai pihak di lingkungan sekolah SDN Satahi galanggang. “Banyak kejanggalan yang kita temukan di sekolah ini ujar Aminul Bakhri Harahap saat menjelas kan kepada Tinta Rakyat.com Sabtu 14 Oktober 2023 di kecamatan Padang Bolak Tenggara Kabupaten Padang Lawas Utara”.
Hal yang paling mendasar kita temukan adanya dugaan kepala sekolah SDN 101290 Satahi Galanggang yang di kepalai Abdul Azis Siregar melakukan penggelembungan Jumlah Siswa-Siswi. Berdasarkan hasil investigasi yang di lakukan Aminul Bakhri Harahap dengan mengkonfirmasi para guru dan melakukan penghitungan jumlah siswa keseluruhan hanya 17 orang saja, adapun haltersebut dapat di pastikan berdasarkan keterangan para guru yang saat itu mengajar menjelaskan tidak ada siswa yang libur atau tidak hadir.
Sedangkan tenaga pengajar berdasarkan Laporan Online ONSPAN ASN ada 2 (Dua) orang Honor Sekolah 2 (Dua) Orang dan 1 (Satu orang PPPK (P3K) sesuai laporan Online data ONSPAN pusat. Sedangkan siswa yang terdaftar dalam data ONSPAN tertera 24 orang tenaga belajar sebagai siswa kelas I sampai kelas VI. Sedangkan pasilitas Ruang kelas di lingkungan sekolah terdapat 3 (tiga) Ruang kelas, namun yang di gunakan sebagai tempat belajar hanya 2 (dua) ruang kelas saja.
Dalam pantauan yang di lakukan tim Tinta Rakyat dan LSM.LAMBAR RI terlihat pemandangan yang sangat miris, sebagai ruang belajar dan mengajar kelas I , 2 dan 3 di gabung dalam satu ruangan hanya di sekat dengan lemari tempat penyimpan Buku. Begitu pula dengan kelas lainnya di gabung dalam satu ruangan. Sedangkan untuk ruang kelas yang tidak di pungsikn namun melihat dari kondisi ruangan masih layak digunakan ada satu ruangan, alangkah miris pihak sekolah tidak memanfaatkan pasilitas yang ada sebagai mana mestinya.

Untuk laporan pertanggung jawaban penggunaa Dana Operasional Sekolah (BOS) sebagai pembayaran jasa tenaga honorer Tahun 2021 Rp19.200.000/ tahunnya, Sedangkan Tahun anggaran 2022 Rp7.200.000/ tahun untuk tahun 2023 belum ada pelaporan yang tercantum pada data online ONSPAN. melihat dari besaran pembayaran jasa tenaga pengajar honorer yang tercantum pada data laporan online ONSPAN diduga Kepala sekolah melakukan rekayasa pelaporan pertanggung jawaban. Sesuai hasi konfirmasi para tenaga honorer yang tidak bersedia di publikasi identitasnya mengaku gajinya hanya Rp.200.000/bulannya.
Melihat dari kondisi sekolah, tenaga belajar dan pengajar serta lainnya di duga kepala sekilolah dengan sengaja memanipulasi laporan dan penggunaan dana BOS, selai itu kuat dugaan kepala sekolah juga melakukan penggelembungan Jumlah siswa, dari hasil konfirmasi siswa hanya 17 orang namun di daftar laporan online ONSPAN terdapat jumlah siswa 24 orang. LSM.LAMBAR RI berharap pihak penegak hukum menindak lanjuti temuan tim tutup Aminul Bakhri Harahap,(Red 01).





Komentar