IWOI Lamsel Sambangi Bocah Penderita Hidrocefalus, Seraya Salurkan Bantuan Dari Donatur

Lainnya1818 Dilihat

Lampung Selatan tintarakyat.com

Kembali, tim Ikatan Wartawan Online Indonesia ( IWOI ) Kabupaten Lampung Selatan bergerak menjalankan misi kemanusiaan.

Adanya informasi dari Karang Taruna Desa Rangai Tritunggal Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan yang menembus kan kepada tim IWOI Kabupaten Lampung Selatan terkait temuan pasien penderita Hidrocefalus. Selanjutnya IWOI Lamsel menyampaikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan yang langsung di kunjungi tim Kesehatan Puskesmas Kecamatan Katibung. Kamis (16/03/2023)

Raysa Putri ( 8 Tahun ) bocah malang penderita hidrocefalus putri Pak Hismi warga Dusun Pulau Pasir Desa Rangai Tritunggal Kecamatan Katibung kondisinya sangat menggugah rasa kemanusiaan.

Kronologi rilis tim Kesehatan Puskesmas Kecamatan Katibung, menyebutkan bahwa Raysa Putri saat usianya 8 bulan berobat ke Restu Bunda dan di Diagnosa mengidap hidrocefalus. Pasien Raysa telah melalui beberapa tindakan penangan dari beberapa Rumah Sakit yang ada di Bandar Lampung seperti pemasangan selang di kepala sampai kembali tindakan pelepasan selang Kepala.

Namun semenjak umur 9 bulan sampai umur 8 Tahun saat ini sudah tidak kontrol lagi ke kesehatan baik ke Puskes maupun ke Rumah Sakit.

Hidrocefalus adalah Menumpuknya cairan di dalam rongga jauh di dalam otak.
Kelebihan cairan menekan otak dan dapat menyebabkan kerusakan otak. Kondisi ini paling sering terjadi pada bayi dan orang berusia lanjut.

Di kediamannya yang sangat sederhana berdinding papan itupun menumpang, pak Hismi sebagai orang tua Raysa Putri dengan sabar merawat putri kesayangan itu meski seorang diri (Duda) yang sudah tak ada penghasilan tetap karna tak lagi bekerja demi menjaga putri nya yang hidup tak normal imbas penyakit Hidrocefalus tersebut.

“Alhamdulillah sudah ada respon Dokter Yohana dan tim Kesehatan (Puskesmas Kecamatan Katibung). BPJS nya yang tadinya biaya sendiri/ Mandiri ( di tanggung jawabkan kakak Raysa ) yang bekerja di sebuah perusahaan, saat ini sudah di alihkan ke Pemerintah ( sudah tidak lagi bayar pribadi ) juga urusan berobat dan Rawat inapnya sudah di tangani Pemerintah ( Dinas Kesehatan )”. Ucap pak Hismi. (16/03/23)

Hadirnya Tim IWOI Kabupaten Lampung Selatan, selain menyambangi Raysa Putri, juga menyalurkan bantuan berupa dana ala kadarnya dari donatur yang tidak mau disebutkan namanya kepada Pak Hismi yang di saksikan Ketua Karang Taruna Cakra Desa Rangai Tritunggal Ujang Syahrudin.

Dihadapan Pak Hismi dan Ketua Karang Taruna Desa setempat Ketua IWOI Lampung Selatan Hari Prasetyo Wibowo mengatakan, “Kami dari IWOI Lampung Selatan hanya bisa bantu tenaga dan pemikiran. Ini kami serahkan bantuan dana yang diamanahkan kepada kami. Semoga adik kita Raysa Putri cepat di berikan kesembuhan dan banyak hamba hamba Allah yang masih ada rasa peduli untuk menolong sesama”.ujar Hari Prasetyo Wibowo

Di tempat yang sama, Ketua Karang Taruna Ujang Syahrudin menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya kepada Tim DPD IWOI Lampung Selatan yang telah kali keduanya hadir dalam kunjungan sosial kemanusiaan yang sebelumnya berkunjung ke kediaman Ricka Rahayu penderita Kelenjar TB warga Dusun Mataram Desa Rangai Tritunggal- Katibung Lamsel.

“Kami dari Karang Taruna dari awal sudah ada niatan ingin membantu sesama warga kita, namun cara nya seperti apa, Alhamdulilah saya tembuskan ke IWOI Lampung Selatan dan tembuskan ke Dinas Kesehatan Lampung Selatan Alhamdulillah di respon cepat. Namun kita sayangkan dari pihak Desa memang responnya masih kurang untuk kemasyarakat seperti ini. Dalam pengamatan Karang Taruna di lapangan, ternyata masih banyak warga yang perlu di bantu”. Ungkap Ujang.

Melalui IWOI, Ketua Karang Taruna menghimbau aparatur Desa lebih intens lagi dalam hal hal seperti penderita penyakit berat.

Di tanya terkait respon Dari Dinas Kesehatan Lampung Selatan, “Alhamdulillah setelah kita Lapor ke IWOI, setelah dua hari langsung di respon dan di Tangani Dinas Kesehatan Lampung Selatan, dan apa apa yang di butuhkan orang tua Putri seperti memberikan santunan dan tadinya BPJS nya mandiri, sekarang sudah di buatkan BPJS yang di biayai oleh Pemerintah. Mudah mudahan kedepannya lebih baik dan tanggap lagi”.tutup Ujang.(timiwoilamsel)

Komentar