Gelar Rakor, Camat Rendy Paparkan Rencana Agro Edu Wisata Tahun 2026 di Kecamatan Ketapang

Lampung1599 Dilihat

Tintarakyat-Lampung Selatan

Pemerintah kecamatan ketapang kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat koordinasi ( Rakor ) bulanan secara khusus membahas program bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama yaitu AGRO EDU WISATA.

Acara berlangsung di aula kantor kecamatan ketapang. Kamis (18/9/2025).

Rakor dihadiri camat Ketapang Rendy Eko Supriyanto S.STP dan segenap jajaran, Asisten bidang Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat Dra. Intji Indriati, M.H. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lampung Selatan Erdiansyah,SH.,M.H., Ketua APDESI Kecamatan Ketapang Artaji, para kepala desa, para KUPT, Pendamping desa, Bhabinkamtibmas polsek Penengahan, TP-PKK se-kecamatan Ketapang, beberapa ketua kelompok sadar wisata ( Pokdarwis )

Camat Rendy Eko Supriyanto S.STP memaparkan profil Kecamatan Ketapang yang terdiri dari 17 desa. 9 desa memiliki garis pantai, mulai dari desa Sumur sampai desa Berundung dengan potensi kelautannya.

Sementara 8 desa lainnya sebagai penunjang agro pertanian, peternakan.

Rendy mengungkapkan, sebelum ada program Agro Edu Wisata, Kecamatan Ketapang sudah terdapat 5 kegiatan besar sudah berjalan :
1. Desa Tamansari ( Bumdes Mitra Jaya dan Mal Ternak Kambing )
2. Desa Berundung ( Wisata Pulau Mundu Spot Mancing )
3. Desa Legundi ( Pantai Wisata Sesinggahan dan budidaya kerang hijau dan rumput laut ).
4. Desa Ketapang ( Pantai Batu Putih Bahari, Pantai Ketapang Sunrise, Wisata Religi Makam Al Habib Ali bin Alwi Alydrus )
5. Desa Tridarmayoga ( Pantai Wisata Onaria ).
6. Sumbernadi ( Wisata Mangrove 120 Hektar sebagai lahan konservasi).
7. Desa Lebungnala ( Lokasi Sirkuit Motor kross.

Lebih lanjut, camat Rendy menerangkan rencana Agro Edu Wisata di tahun 2026 yang perlu di kembangkan yaitu:
1. Desa Karangsari ( sentra sayur mayur )
2. Desa Ruguk ( rumah anggur )
3. Desa Berundung (Wisata pulau mundu )
4. Desa Sumbernadi (wisata Mangrove)
5. Desa Sumur ( lokasi pulau Harimau wisata KF Apung dan lokasi sumur batu)
6. Desa Bangunrejo ( Grand Hous pertanian )
7. Desa Sidoluhur ( wisata sunset dan spot photonya)
8. Desa Lebung Nala ( hutan palm dan kolam buatan).
9. Desa Legundi ( lokasi pantai Sesinggahan)
10. Desa Tamansari ( Mal peternakan kambing )
11. Desa Tridarmayoga(pembuatan kebun anggur).

Sementara Dra. Intji Indriati dalam point sambutannya menekankan jangan bicara akan, namun bagaimana potensi yang ada bisa di ciptakan sesuatu yang estetis khas.

Menurut dirinya, pondasi harus dibuat dahulu, desa itu mau di jadikan seperti apa, baru publikasi dan medsos gencar di lakukan.

“Kami hadir disini adalah kembali mengingatkan tentang implementasi tentang Argo Edu Wisata yang tentu sudah disampaikan pak camat. Semua ada verifikasi dan pengumpulan data kegiatan yang sudah ada, maupun pada masa yang akan datang”. Ujar Intji

“Kenapa pak bupati memilih Agro Edu Wisata untuk menjadi program prioritas nya, karena beliau melihat bahwa di Kabupaten Lampung Selatan ini banyak sektor pertanian yang harus jadi perhatian dan dapat di kembangkan menjadi tempat wisata yang bisa dijadikan edukasi outdor anak anak sekolah, tidak hanya belajar teori”. Paparnya.

Dikatakannya, di Kecamatan Ketapang banyak potensi wisata yang perlu di dorong yang dulunya mungkin belum menjadi perhatian. Dan harus juga menjadi bagian edukasi pendidikan yang nantinya perlu juga suport dari pemerintah kecamatan.

“Dalam kegiatan ini kita, camat dan jajaran, kepala desa dan jajaran dan semua stakeholder lainnya berdiskusi supaya tidak ada pertanyaan pertanyaan dan program Agro Edu Wisata bisa berjalan dan tumbuh di Kecamatan Ketapang. Sehingga kedepan dapat menghasilkan PAD (Pendapatan Asli Desa)”.
Harapnya

Ditempat yang sama, Kadis PMD Lamsel Erdiansyah mengatakan akan mendorong wisata yang ada di kecamatan ketapang.

“Sebenarnya di kecamatan ketapang ini ada 5 desa sudah ready wisatanya, tinggal kita kuatkan di Edu dan Agronya”. Ucap Erdiansyah. (adi)

Komentar