Gelar Lomba Puisi Perdana, Pemdes Pematang Pasir Kobarkan Semangat Merdeka HUT RI ke-80

Lampung2006 Dilihat

Tintarakyat-Lampung Selatan

Semangat memeriahkan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 Tahun 2025 begitu kental terasa menyelimuti warga masyarakat Desa Pematang Pasir Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan.

Masyarakat yang majemuk membaur bersatu sebagai wujud Bhinneka Tunggal Ika.

Dinahkodai Kepala Desa Darto Wasono, S.Pd beserta jajaran dan didukung masyarakat menyatu dalam komando visi misi Bahtera Pemerintahan Desa Pematang Pasir.

Pada HUT RI KE-80 ini, panitia perlombaan bersama dengan Pemdes Pematang Pasir menggelar Perdana lomba puisi mengangkat tema “Dengan Puisi Kita Kobarkan Semangat Merdeka” dan di ikuti 20 peserta berlangsung di Aula Kantor Desa setempat. Kamis siang. (14/8/2025).

Lomba Puisi dibuka oleh Ahmad Fauzi selaku ketua panitia mewakili Kepala Desa Pematang Pasir Darto Wasono.

“Kami selaku panitia HUT RI ke-80 merasa bangga dan mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta yang sangat antusias mengikuti lomba puisi ini, selamat bertanding”. Ucap Ahmad Fauzi

Selanjutnya, Ketua koordinator lomba Hanif menyampaikan terimakasih atas antusiasme semua peserta.

“Saya selaku koordinator mengucapkan terimakasih atas antusias para peserta, dengan antusias ini akan menjadi agenda rutin kita. Ini adalah even lomba puisi pertama kita gelar, jadi kata gori usianya bebas, boleh karya sendiri atau karya orang lain, jika banyak yang antusisas, tahun depan di buat beberapa kata gori lagi”. Ujarnya

Hanif membacakan 6 kriteria penilaian, antara lain :
1. Penghayatan
2. Pelafalan
3. Irama
4. Gerakan
5. Kostum penampilan
6. Penyesuaian tema.

Dan hasil pemenang akan di umumkan pada 17 Agustus 2025, usai upacara Proklamasi Kemerdekaan.

Peserta wanita dan pria yang hadir, baik remaja maupun dewasa tampil dengan ragam kostum terbaiknya.

Peserta diharuskan membawakan puisi dengan tema “Kemerdekaan, Nasionalime, kepahlawanan serta kritikan”.

20 peserta wanita dan pria menyajikan tampilan terbaiknya dengan penghayatan apik sesuai tema puisi.

Seperti salah satu peserta nomor urut 13 atas nama Marsiti dari RT 06 RW 03 tampil dengan totalitas tinggi.

Marsiti membacakan puisi dengan nada ber api api, seirama tema “Pahlawan Tak Dikenal”, Totalitas, gaya, vokal, mimik wajah dan kostum menyatu dalam aura kepahlawanan membakar rasa nasionalisme kebangsaan.
Hingga mampu menghipnotis penonton dan dewan juri.

Diakhir perlombaan, Kades Darto Wasono mengucapkan apresiasi dan terimakasih atas peran aktif peserta dalam memeriahkan HUT RI ke-80.

Dikatakannya, dalam perlombaan HUT RI ke-80, salah satunya adalah baca puisi meski baru pertama di gelar namun antusiasme masyarakat luar biasa, dari muda sampai dewasa.

“Saya pribadi sangat kagum dengan antusiasme masyarakat Pematang Pasir ternyata banyak memiliki bakat membaca puisi, luar biasa. Saya ucapkan terimakasih karena bapak ibu sangat peduli dan semangat turut serta memeriahkan HUT kemerdekaan Republik Indonesia sebagai wujud cinta kepada tanah air. Nanti para juri yang akan menilai dan menentukan pemenang selesai upacara 17 Agustus, sekali lagi terimakasih banyak”.Pungkas Kades Darto Wasono. (adi)

Komentar