Ditarget KNMP Desa Ketapang Rampung Akhir Januari 2026 dan Siap Dioprasikan

Lampung1238 Dilihat

Tintarakyat – Lampung Selatan

Wajah pesisir timur Serambi Sumatera desa Ketapang Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan semakin apik dengan dibangunnya Program strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia yaitu Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Saat ini, progres fisik proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Ketapang, kini telah mencapai sekitar 80 persen.

Program strategis KKP-RI tersebut menelan anggaran sekitar Rp 13 miliar dan ditargetkan rampung seluruhnya pada akhir Januari 2026 dan siap dioperasikan untuk mendukung penguatan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Dikatakan pihak proyek, bahwa prasarana utama telah dibangun, di antaranya gudang beku portabel, pabrik es portabel, sentral kuliner, docking, shelter pendaratan ikan, balai nelayan, kios perbekalan, kantor pengelola, toilet, tangki air, TPS, pos jaga, IPAL, bengkel, pasar ikan, shelter cool box, shelter perbaikan jaring, hingga gapura kawasan.

Candra Jaya, selaku kontraktor lapangan pembangunan KNMP Desa Ketapang di konfirmasi tim media mengatakan saat ini pengerjaan fisik tinggal sekitar 20 persen dan optimistis dapat diselesaikan sesuai target.

“Pekerjaan tinggal 20 persen lagi dan ditargetkan selesai akhir bulan ini. Sesuai jadwal, KNMP akan diresmikan pada 30 Januari 2026,” ujarnya kepada tim awak media, Jumat (9/1/2026).

Prihal fasilitas pendukung Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), Candra menjelaskan bahwa pembangunan SPBN sebenarnya telah masuk dalam perencanaan awal. Namun, pelaksanaannya sementara ditunda karena keterbatasan luas lahan.

“KKP merencanakan pembangunan SPBN dengan kapasitas 3 kiloliter. Namun, Pertamina merekomendasikan tangki timbun berkapasitas 8 kiloliter dengan kebutuhan lahan sekitar 400 meter persegi. Sementara luas lahan yang tersedia saat ini belum mencukupi,” jelasnya.

Lebih lanjut Ia menambahkan, bahwa proyek pembangunan fisik KNMP Desa Ketapang dilaksanakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan tetap memberdayakan masyarakat lokal sebagai tenaga kerja.

“Kawasan KNMP dibangun di bibir pantai dengan luas lahan sekitar 2.000 meter persegi. Nilai kontrak awal sekitar Rp13 miliar bersumber dari APBN dan dikelola langsung oleh KKP. Setelah adanya adendum, nilai anggaran mengalami penyesuaian. Nantinya, pengelolaan KNMP akan diserahkan kepada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Ketapang.” imbuhnya.

Hamsin selaku Kepala Desa Ketapang, menegaskan bahwa Desa Ketapang menjadi satu-satunya lokasi pembangunan kampung nelayan di Kecamatan Ketapang. Ia berharap keberadaan KNMP dapat membawa perubahan signifikan bagi masyarakat.

“Kampung Nelayan Merah Putih ini diharapkan mampu mendorong produktivitas nelayan, menata kawasan desa, serta membentuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di bidang perikanan, baik perikanan tangkap maupun sektor pendukung lainnya,”pungkas Hamsin.

Selanjutnya Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Ketapang Amini mengatakan, “pengelolaan dari KNMP adalah KDMP, bukan kopresai desa, karna sering salah pengertian, KNMP sering di artikan koprasi nelayan.
Jadi semua aset di hibahkan ke KDMP”. Jelas Amini. (mail/adi)

Komentar