Daya Listrik Lemah, Warga Ketapang Unggak Harapkan Pihak PLN Pasang Kabel Besar dan Penambahan Tiang

Lampung413 Dilihat

Tintarakyat-Lampung Selatan

Dropnya daya listrik yang terjadi belakangan ini menjadi masalah cukup serius bagi warga masyarakat Dusun Ketapang Unggak ( Dusun 7 ) Desa Ketapang Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan.

Pasalnya, kebutuhan listrik tersebut sudah menjadi kebutuhan mendasar dalam kehidupan sehari-hari dan kebutuhan penting dalam peningkatan perekonomian dari sektor pertanian.

Warga setempat mengharapkan adanya penambahan daya tegangan listrik sekaligus penambahan tiang P L N guna memenuhi kebutuhan pasokan listrik di wilayah dusun setempat.

Keluhan sekaligus harapan tersebut di sampaikan Kepala Dusun setempat Rahul Jaji ( Jojon ) yang didampingi warga setempat dan Kaur Perencanaan Siswanto saat melakukan pengambilan data di titik lokasi yang di maksud. Senin ( 20/7/2026 ).

Kadus Rahul Jaji mengungkapkan, jika 7 tiang listrik yang terpasang di jalur jalan gang saat ini sudah ada sekitar tahun 2019 lalu, namun belum ada kabel besar yang terpasang dari pihak PLN cabang Kalianda hingga kini.

“Kabel listrik yang ada saat ini itu awalnya pak Satiri yang beli kabel sendiri panjang 200 meter, terus ada dua warga kita pak Iman dan pak Nari beli juga panjang 100 meter. Kabel yang ada saat ini hanya panjang 300 meter dari titik kabel tiang PLN di pinggir jalan utama”. Ungkap nya.

Ia melanjutkan, “Berhubung semakin banyak rumah dan membutuhkan aliran listrik yang menggunakan kabel swadaya yang kecil ini, yang terjadi tegangan dayanya lemah dan redup, sudah tidak kuat. Intinya warga kami bermohon kepada pihak PLN bagaimana caranya warga kami membutuhkan kabel besar sepanjang 600 meter sampai 700 meter dan sekaligus pengajuan penambahan tiang PLN, itu harapan masyarakat kami bang”. Terang Jojon di lokasi.

Ia menambahkan, diwilayah itu sudah ada 30 KK, belum lagi warga lainnya akan mendirikan rumah, dan saat ini sudah ada 5 pondasi yang akan membuat rumah baru.

Dengan lemahnya daya listrik yang terjadi, membuat Satiri dan dua warga yang awalnya membeli kabel tersebut mengeluh.

“Saat ini daya listrik sudah tidak kuat, nyedot air dengan sumur bor satu aja untuk mengairi sawah sudah tidak kuat, harapannya pihak PLN bisa membantu warga masyarakat untuk memenuhi pasokan daya listrik rumah maupun untuk pertanian kami petani”. Harap Satiri.

Sebelumnya, warga masyarakat setempat sudah melakukan musyawarah untuk mencapai kata mufakat guna membahas pengajuan permohonan ke pihak PLN di Kalianda.

Keluhan warga masyarakat tersebut ditindak lanjuti oleh Siswanto selaku Kaur Perencanan mewakili Kepala Desa Ketapang Hamsin yang turun ke lokasi dan segera mempersiapkan berkas profosal serta data dokumentasi yang dibutuhkan guna pengajuan secepatnya kepada pihak P L N cabang Kalianda. (4D1)

Komentar