Bupati Lamsel Berikan Bantuan Dampak Puting Beliung dan Bantuan RTLH di Kecamatan Ketapang

Lampung1536 Dilihat

Tintarakyat-Lampung Selatan

Sebanyak 95 KK ( Kepala Keluarga ) dari tiga desa (Desa Sumbernadi, Desa Bangunrejo, Desa Tamansari ) Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan dan 10 KK warga Desa Banyumas Kecamatan Candipuro Lamsel mendapat bantuan pasca bencana Hidrometeorologi Puting Beliung dari Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, ST. MBA

Bersamaan itu juga, Radityo Egi Pratama menyerahkan secara simbolis bantuan perbaikan rumah tidak layak huni ( RTLH ), yang di pusatkan di aula kantor desa Sumbernadi Kecamatan ketapang Kabupaten Lampung Selatan. Kamis (21/8/2025).

Radityo Egi Pratama di dampingi beberapa pejabat struktural pemkab Lamsel, Danramil 421-03/Pnh Kapten Arm Darwin Lubis, Bripka Rucky mewakili Polsek Penengahan, anggota DPRD Lampung Selatan Fraksi Golkar Ahmad Muslim, SE, anggota DPRD Lamsel fraksi PAN Widodo, camat Candi Puro Sumiati.

Kehadiran bupati Radityo Egi Pratama disambut Camat Ketapang Rendy Eko Supriyanto, S.STP, ketua APDESI Kecamatan Ketapang Artaji, kepala Desa Sumbernadi I Ketut Sinda Atmita, kepala desa Bangunrejo Rohgianto, kepala desa Tamansari Sutrisno, dan beberapa kades kecamatan ketapang lainnya, serta UPTD sekecamatan Ketapang dan warga penerima bantuan.

Kepala Desa Sumbernadi I Ketut Sinda Atmita mewakili masyarakat nya menyampaikan terimakasih atas kehadiran bupati Lampung Selatan dan bantuan yang diberikan ini. Dirinya juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya acara.

“Semoga bapak bupati senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, umur panjang dan kejayaan untuk membangun lampung selatan lebih maju.”Ucap I Ketut Sinda Atmita.

Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Lamsel Aris Wandi dalam laporannya mengatakan, terjadi bencana Hidrometeorologi/puting beliung di 3 desa kecamatan ketapang tanggal 28 Juni 2025 lalu, jumlah terdampak 95 orang. Sementara di Kecamatan Candipuro Dusun Tasik Desa Banyumas berjumlah 10 orang.

Bupati Lamsel dalam sambutannya memaparkan dan meminta masyarakat untuk maklum, karena adanya aturan administasi birokrasi yang harus di penuhi, sehingga bantuan baru bisa direalisasikan kepada warga terdampak.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, saya turut prihatin, semoga Allah Subhanahuataala (Tuhan Yang Maha Esa) memberikan kekuatan, kesabaran kepada bapak ibu semua. Saya percaya bahwa setelah gelap terbitlah terang”. Ucap bang Egi (sapaan akrab Radityo Egi Pratama).

Egi mengungkapkan bahwa ia bersama jajaran pejabat struktural Pemkab lamsel berkomitmen bagaimana betul betul untuk bisa mewujudkan aspirasi harapan masyarakat Lamsel pada umumnya mayoritas adalah infrastruktur jalan.

Ia memberikan pemahaman bahwa APBD ( Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ) Kabupaten Lampung Selatan telah di laksanakan pengesahan di bulan Desember 2025. Sementara dirinya di lantik pada Februari 2025.

Sehingga ia melakukan evaluasi terhadap anggaran yang sudah disahkan, apakah sesuai dengan visi misi nya, tujuanya agar harapan masyarakat ingin adanya perubahan. Proses perbaikan penyesuaian tersebut tidak bisa dilakukan terburu buru.

Mulai Tahun 2025 kedepan, Ia berkomitmen bersama OPD, legislatif (DPRD) Kecamatan memprioritaskan 1. jalan poros Kabupaten, 2. Jalan yang lalulintanya tinggi di dilalui masyarakat (berdamapak sosial, ekonomi di masyarakat).

Radityo Egi Pratama meminta doa masyarakat agar dirinya dan di berikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas untuk memajukan Lampung Selatan lebih baik lagi.

Usai acara, Anggota DPRD Lamsel Fraksi Golkar Ahmad Muslim dan Widodo fraksi PAN mewakili masyarakat menyampaikan terimakasih kepada bupati Lamsel yang telah turun memberikan bantuan ke desa di Kecamatan ketapang yang ter dampak puting beliung.

Ditanya terkait pembangunan infrastruktur, dirinya mengatakan.

“Kita sangat bangga bupati kita saat ini berupaya keras bagaimana anggaran pemerintah daerah dipusat untuk membantu pembangunan daerah yang di Kabupaten. Karena APBD Kabupaten sangat jauh, saat ini beliau gencar bagaimana anggaran dari pusat bisa masuk ke daerah kita”.Terang Ahmad Muslim kepada awak media. (adi)

Komentar