( HGU PT Ceria Prima ) dengan No 14.10.00.00. .telah Mencaplok area Pemukiman Dusun Senangak Desa KalonLainnya6 Agustus 2024
Bupati Suhatri Bur Realisasikan Perbaikan Jalan Batu Gadang Kuranji Hulu, Warga MengapresiasiDaerah6 Agustus 2024
Satgas Yonif 323 Buaya Putih Bagikan Bendera merah putih Dan Sembako Untuk MasyarakatLainnya5 Agustus 2024
Satgas Yonif 762/VYS Melakukan Kerja Bhakti Ciptakan Lingkungan Sehat di SMK N 01 YembunKalbar5 Agustus 2024
TRPiala Kepala Desa Mangunharjo Cup Seri 2, Grass Track Pembandang Gabah Antusias Masyarakat dan Peserta Membludak.Lainnya4 Agustus 2024
Buaya Putih Berbagi di Minggu Kasih, Pos Gome Satgas Yonif 323 Bagikan Makanan untuk MasyarakatArtikel4 Agustus 2024
PT Darmek Agro Di Lembah Bawang tidak merellisasi kan Plasma akhirnya PKS Sementara DitutupLainnya3 Agustus 2024
Plasma tidak kunjung tiba akhirnya PKS PT Darmek Agro Di Lembah Bawang Sementara Ditutup secara adat PT Darmek Agro Di Lembah Bawang Sementara Ditutup Bengkayang Post-(Lembah Bawang). Masyarakat dari Kecamatan Lembah Bawang, KabmBengkayang, Kalbar, melakukan penutupan pabrik Kelapa Sawit PT Darmek Agro, pada Sabtu (3/8/2024). Penutupan ini akibat dari permasalahan Kampak Beliung, pembebasan lahan dan plasma belum direalisasi oleh pihak PT Darmek Agro. Masa yang hadir terdiri dari Masyarakat Adat Desa Kinande, Aparat Desa, masyarakat dan pekerja. Philipus sekalu Ketua Adat Lembah Bawang menyarankan kepada pihak perusahaan agar sementara waktu pabrik tidak angkut buah ke dalam pabrik. "Jadi begini bapak - bapak yang hadir, masyarakat meminta haknya dikembalikan, untuk itu kita tutup sementara pabrik ini," ungkap Pilipus, pukul 10:30 Wib. Dalam pertemuan yang cukup alot itu, Armaedi manajer pabrik, meminta agar pihak perusahaan bisa melakukan pengawasan aset selama pabrik di tutup. "Kami minta Sekuriti bisa lewat samping bila masuk dalam pabrik, untuk melakukan pengawasan aset," terang Armaedi di ruang pertemuan pabrik PT Darmek Agro. Melihat ada kesepakatan antara masyarakat adat, masyarakat dan pihak perusahaan, Beno dari pihak pekerja menuntut agar mereka dapat tetap bekerja di perusahaan. Didapat kesimpulan, pertama perusahaan boleh melakukan pengawasan aset di pabrik, kedua di pabrik buah kelapa sawit tidak boleh keluar masuk, ketiga pekerja boleh melakukan absensi melalui pingger print, dan terakhir pekerja boleh melakukan aktivitas di areal perkebunan. "Jika perusahaan melarang kami kerja, maka pabrik ini akan diratakan pekerja," ungkap Beno dengan kesal, yang di saksikan langsung Kepala Operasional Polres Bengkayang R.Ginting. Wrt: Jmt.
Wisata Pantai Agro dan Kerang Hijau Jadi Andalan Desa Legundi Pada Event Ketapang Fair 2024Nagari / Desa3 Agustus 2024
UMKM Hasil Laut Desa Ketapang dan Ikon Wisata Religi Disuguhkan di Ketapang Fair 2024Nagari / Desa3 Agustus 2024
Ketapang Fair 2024, Desa Bangun Rejo Tampilkan Aneka Snack Hasil PertanianNagari / Desa2 Agustus 2024