Anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi PDIP Aribun Sayunis Tanggapi Aspirasi Warga Desa Kalirejo-Palas

Lampung1729 Dilihat

Tintarakyat-Lampung Selatan

Anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi PDIP H.Aribun Sayunis, S.Sos,. M.M melaksanakan reses tahap 3 tahun 2025.

Dimana reses merupakan
kegiatan kunjungan kerja yang dilakukan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di daerah pemilihan (dapil) masing-masing, di luar masa sidang, untuk menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat serta memberikan pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen.

Kegiatan berlangsung di aula kantor Desa Kalirejo Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan yang di hadiri Kepala Desa Kalirejo Budiono dan segenap jajaran, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat undangan. Rabu (23/7/2025)

Dalam reses tersebut, Kades Budiono mengungkapkan kendala ( UMKM ) Usaha Mikro Kecil dan Menengah masyarakatnya yang bergerak dalam bidang usaha pengolahan makanan Tapai singkong yang tidak memiliki alat seperti Kenceng ( Alat merebus Singkong ) dengan kapasitas besar, serta kompor.

Pasalnya, kenceng yang ada saat ini hanya berkapasitas 1 kg sampai 5 kg, sehingga harus membutuhkan banyak kenceng untuk mengolah singkong sebagai bahan baku Tapai, serta kompor karna kayu sudah sulit didapatkan.

“Harapan masyarakat kami, bapak dewan dapat membantu peralatan kenceng dengan kapasitas 20 kg sampai 25 kg untuk UMKM Desa Kalirejo. Selain itu masih banyak sekali permohonan masyarakat desa Kalirejo, mudah mudahan bapak Dewan dapat menyerap aspirasi masyarakat desa Kalirejo dan membawa ke komisi, insya Allah dapat di realisasikan”. Harap Kades Budiono.

Dalam sambutannya, Aribun Sayunis memaparkan bahwa kehadirannya
sebagai anggota DPRD Fraksi PDIP Daerah Pemilihan 2 ( Kecamatan Natar Sampai Kecamatan Bakauheni ) Kabupaten Lampung Selatan 260 Desa 4 Kelurahan sebagai wilayah kerjanya, guna menyerap aspirasi masyarakat.

Aribun juga menjelaskan bahwa ia ditugaskan fraksi PDIP dari Ketum (Ketua Umum) PDIP Megawati dan Ketua PDIP Provinsi Lampung Sudin duduk di Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Lampung yang membawahi 10 mitra OPD diantaranya:
*.Dinas TPHBUN ( Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan )
*.Dinas Pertanian.
*.Dinas Peternakan
*.Dinas Perikanan dan Kelautan
*.Dinas Kehutanan
*.Dinas Lingkungan Hidup
*.Koprasi dan UMKM
*.Perdagangan dan Perindustrian
*.Pariwisata

Dirinya sebagai anggota dewan menjelaskan 3 fungsi yang harus dijalankan antara lain :
1. Sebagai badan legislasi: Badan pembuat aturan aturan yang ada di negara ( Perbup, Perda)
2. Badan Pengawas kontrol, anggaran APBD, APBN yang masuk di Daerah ( Provinsi/Kabupaten/Kota ).
3.Badan Urusan Banggar ( Badan Anggaran).

Dalam kesempatan itu, Ia mengulas kendala masalah padi bagi petani.
Dimana keterbatasan Bulog hanya membeli 20 persen padi, sementara hasil produksi Padi Lampung kurang lebih 550 hektar lahan sawah x 5 ton. Sementara Bulog hanya menyerap 400 ribu ton.

Sementara Pergub NO 7 Tahun 2017 tidak memperbolehkan hasil padi dibawa nyebrang ( keluar daerah ), yang pada akhirnya gabah padi Lampung menumpuk. Belum lagi sistem pengiriman dibatasi dan di jadwal jadwal dan pembayaran juga susah.

“Alhamdulillah saya sebagai DPRD khususnya Komisi II bersama pak gubernur telah merevisi seperti Pertanian, Ketahanan Pangan, Perdagangan dan perindustrian.
Alhamdulillah gabah kita harganya bagus. Demikian juga dengan masalah kadar air jagung jadi 18 persen”. Ungkapnya

Ia melanjutkan, “Saya sebagai salah satu dari 85 anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi Lampung, akan membahas RPJM 2026-2030 di September 2025, insya Allah aspirasi yang bapak / ibu sampaikan, akan kami perjuangkan, akan kami sampaikan, baik lintas Komisi maupun lintas OPD dan Eksekutif terutama ke pak Gubernur”. Janji anggota DPRD Lampung fraksi PDIP asal Kecamatan Palas tersebut.

Dalam kesempatan itu juga, Aribun memberikan wawasan kepada warga masyarakat akan pentingnya adanya Anggota DPRD sebagai wakil rakyat khususnya dari wilayah kecamatan Palas. Dimana keluhan masyarakat terkait infrastruktur jalan dipalas dari 30 tahun hancur , saat ini 80 persen mulus.

“Maka dari itu, kedepan mari kita perjuangkan putra daerah yang terbaik yang betul betul dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat di wilayah kita”. Pungkas Aribun Sayunis. (adi)

Komentar