Tintarakyat-Lampung Selatan
Anggota DPRD Lampung Selatan Fraksi PAN Widodo melakukan kunjungan ke SDN Penengahan ( Kelas Jauh ) di Dusun Gunung Botol Desa Penengahan Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung. Juma’t (1/8/2025).
Hadirnya Widodo untuk menindak lanjuti aspirasi wali murid dan dewan guru sekolah setempat, yangmana kondisi sekolah terpencil itu lama tak tersentuh pembangunan sehingga memprihatinkan.
Diketahui dua gedung SDN Penengahan (Kelas Jauh ) gunung botol tersebut dibangun tahun 2022, dan tahun 2026, namun hingga detik ini belum ada perehaban gedung dan moubeler yang baru.
Tampak kayu kayu atap banyak keropos dan plafon teras dan plafon kelas bolong bolong, atap asbes membuat sekolah terpencil itu seolah terisolir dan terabaikan dan jauh tertinggal dari sekolah sekolah lainnya di Kabupaten Lampung Selatan.
Setelah menanggapi aspirasi dewan guru, Widodo dengan di dampingi Kepsek Kumiyawati.S.Pd dan jajaran dewan guru menyempatkan berinteraksi dengan murid murid kelas I sampai kelas VI dan sekaligus memberikan support dan motivasi.
Pada momen itu juga Widodo berjanji membantu sekolah untuk menimbun sisi tanah lapangan miring ekstrem.
Di konfirmasi awak media, Kepala Sekolah ( Kepsek ) SDN Penengahan induk dan SDN Penengahan (Kelas Jauh) Kumiyawati.S.Pd menerangkan jumlah siswa SDN Penengahan Induk dan SDN Penengahan (Kelas Jauh) di gunung botol berjumlah keseluruhan 109 siswa.
Khusus Gedung SDN Penengahan ( kelas jauh ) gunung botol terdiri dari dua gedung masing masing dua ruang kelas.
Gedung tahun 2022 satu ruang kelas di sekat dengan triplek untuk Kegiatan Belajar Mengajar ( KBM ).
Dengan rincian:
kelas I, empat siswa dan Kelas II, tujuh siswa
Dan ruang sebelahnya juga di sekat triplek yaitu kelas III, tujuh siswa dan kelas IV, tujuh siswa.
Sementara di bangunan gedung tahun 2026 satu ruangan untuk kelas V, tiga siswa dan Kelas VI, tujuh siswa. Sementara sebelahnya di gunakan ruang guru dan kepala sekolah.
Untuk tenaga pendidik berikut kepala sekolah berjumlah 14.
Dengan rincian honor 9
PPG 3 dan 6 sisanya belum
Besaran insentif honor yang telah mengabdi puluhan tahun Rp. 400 Ribu perbulan.
Tenaga honor baru mengajar dua tahun Rp. 250 ribu per bulan.
Yang belum mendapatakan insentif dari dinas 1 orang.
“Kami berharap dengan adanya bapak dewan yang sudah meninjau langsung gedung dan kegiatan belajar mengajar kami, ada perhatian dari pemerintah di sekolah kami yang terpencil ini, demikian juga untuk tenaga pendidiknya yang masih honor”. Harap Kumiyawati
Dikonfirmasi awak media, Widodo menerangkan kehadirannya untuk meninjau laporan masyarakat dan sekaligus menanyakan kepala sekolah tentang penyampaian laporan dulu ke Dinas Pendidikan Lampung Selatan.
“Alhamdulillah ibu Kepsek menyampaikan UPT Pendidikan dan Dinas Pendidikan Lamsel telah merespon dan telah mengunjungi ke sekolah, dan berjanji akan dilaksanakan rehab di SDN Penengahan Gunung Botol tahun ini. Saya mengucapkan terimakasih atas respon Dinas Pendidikan,
Dan saya sebagai wakil rakyat mengapresiasi kinerja bapak Bupati Lampung Selatan bapak Radityo Egi Pratama”. Ucapnya.
Dikatakannya bahwa keinginan
bupati, banyak PR infrastruktur dapat dibangun di Lamsel ini.
Namun karena baru beberapa bulan menjabat dan keterbatasan anggaran sehingga tidak bisa terkafer semuanya, hanya yang menjadi prioritas masyarakat umum.
Dalam kalimatnya, Widodo berjanji akan mengawal dan menanyakan ke Disdik Lamsel kapan direalisasikan, agar ada kepastian ke pihak sekolah dan walimurid SDN Penengahan Gunung Botol.
Ia juga mengajak masyarakat Lampung Selatan bersama sama mendorong, mendukung program bupati Lampung Selatan.
Mas Wid (sapaan akrab Widodo) juga memberikan motivasi kepada kepala sekolah dan dewan guru
“Kepada ibu bapak guru, kepala sekolah di SDN Penengahan Gunung Botol tetap semangat, jangan putus asa dengan kondisi sekarang baik gaji dan sebagainya, tetap berjuang demi mendidik generasi penerus di Kabupaten Lampung Selatan”. Pungkas Widodo. (adi)


Komentar