Tintarakyat - Lampung Selatan
OMBUSMAN Provinsi Lampung dalam waktu dekat bakal 'bedah tirai Rahasia' yang menyelimuti ATR/BPN Kabupaten Lampung Selatan terkait masalah penerbitan sertifikat masyarakat di beberapa wilayah Kabupaten Lampung Selatan yang pada ahir 2023 mencuat di jagad media sosial.
Hal itu menyusul laporan warga Desa Berundung Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan yang telah habis kesabaran menanti omong kosong dari oknum oknum petugas Badan Pertanahan Nasional ( BPN ) Kabupaten Lampung Selatan pada warga Desa Berundung bak angin surga.
Di ulas dari pemberitaan media ini pada (8/11/2023) lalu, program Pendaftaran Tanah Sistematis Langsung ( PTSL ) bergulir di Desa mereka (Berundung-Kecamatan Ketapang) pada 2018 lalu melalui Kelompok Masyarakat ( Pokmas Desa Berundung ) dan sebanyak 49 bidang tanah telah di tangani dan sempat jadi. Namun karna ada kesalahan penulisan dan tataletak bidang, sehingga sertifikat yang sudah jadi tersebut di tarik kembali oleh pihak BPN Lamsel.
Namun Pokmas setempat juga dipandang mandul, tak berdaya dalam memperjuangkan hak warga, sementara administrasi telah di penuhi seluruh nya.
Maryanto mewakili 49 warga Desa Berundung dan yang lainnya telah beberapa kali menghadap ke BPN Lamsel namun hanya membawa tangan hampa.
Bahkan pada pemberitaan media ini ( 11/12/2023 ) Maryanto dan warga lainnya kembali mendatangi BPN Lamsel dengan di dampingi aktifis (LSM) dan pihak Jurnalis.
Saat itu pak JJ yang mengaku petugas Kasi BPN Lamsel di temani Kodrat dan lainya kepada Maryanto dan LSM serta media mengatakan, “Ini akan segera kita tindak lanjuti dalam Minggu ini“. Ucap JJ
JJ melanjutkan, “Sebagai dasar tugas kami turun kelapangan, mohon Kelompok Masyarakat (Pokmas) nya dan Kepala Desa melayangkan surat ke Kami untuk turun lokasi. Saya dan tim segera turun, dan saya berjanji dalam kurun waktu satu bulan masyarakat sudah menerima Sertifikat”. Janji pak JJ
Sesuai permintaan pak JJ, surat dari Pemerintah Desa Berundung telah di kirimkan ke pihak BPN Lamsel pada 12 Desember 2023.
Namun ternyata, hanya buayan angin surga belaka, sampai berita ini di lansir, ta ada kabar berita.
Merasa di permainkan, ahirnya warga Berundung berkordinasi dengan OMBUSMAN Propinsi Lampung.





Diskusi Pembaca
Komentar (0)
Masuk atau daftar untuk menulis komentar.
Belum ada komentar yang disetujui. Jadilah yang pertama menanggapi.